Jangan Mencintai Kupu-kupu

Jangan Mencintai Kupu-kupu

oleh : Dody Wardy Manalu
Djenema, gadis kecil itu membisu di bawah kolong meja. Kakinya menghitam dipenuhi lumpur karena habis lari-larian di hamparan semak-belukar belakang rumah. ...

Kata Pengantar

Sungguh mengagumkan perkembangan dunia literasi.  Sungguh bangga TamanFiksi.com bisa menjadi salah satu media yang mewadahi karya-karya penulis dari beragam generasi. Menjadi saksi dan bukti lahirnya penulis-penulis baru.
 
Pada edisi 17 ini TamanFiksi.com menampilkan karya Pangerang, Wita Alamanda Simbolon, Ken hanggara, Eni Lestari, Aulia Rahman, Mahfrizha Kifani, Dody Wardy Manalu, Finy Arkana dan Abdullah Salim Dalimunthe.
 
Cerpen yang terpilih untuk diapresiasi karya Kianti Azizah, Thomas Aquinas, M Firdaus Rahmatullah dan Lusi Anda Sudjana. Seperti biasa, di ruang apresiasi ini cerpen ditampilkan utuh tanpa sentuhan editing. Sengaja kami lakukan agar jelas di mana kelemahannya dan menjadi bahan pembelajaran.
 
Buat teman-teman penulis yang belum berhasil tembus seleksi teruslah berkarya dan mengirimkan karyamu. Percayalah, kelak karyamu juga akan menghiasi TamanFiksi.com. 
 
Selamat menulis dan salam kreatif. 




Tips...

  • Ending yang Beda

    Pilihlah ending yang mengejutkan dan tak terduga. Membangun cerita dengan plot yang diyakini pembaca akan berakhir dengan bahagia...
  • Sudut Pandang Orang Ketiga

    Seperti sutradara yang mengatur segala gerak aktornya, itulah tugasmu saat memilih sudut pandang orang ketiga. ...
  • Sudut Pandang Orang Pertama

    Memilih sudut orang pertama dalam menulis banyak asyiknya. Kau mudah larut dalam cerita. Tenggelam dalam perasaan tokohmu. ...

Cerpen :

Cerpen Apresiasi :